Viedkamedia's Blog

Mini Proposal Kebidanan

DOWNLOAD GRATIS > TUGAS ILMIAH GRATIS
mau download gratis filenya …………..clik bawah ini : (baca panduan kalo belum bisa !!!!!!!)

> Clik bawah sini !

Proposal kebidanan

ini diskripsi mini proposalnya

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN GIZI DENGAN KEJADIAN ANIMEA PADA IBU HAMIL DI PKU MUHAMMADIYAH DELANGGU KLATEN
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Anemia adalah penyakit yang melemahkan tubuh, yang disebabkan kekurangan sel darah merah atau hemoglobin, yaitu pigmen pembawa oksigen. Kekurangan ini bias disebabkan pengeluaran sel darah merah yang tidak mencukupi oleh sumsum tulang, kekurangan ferum dan bahan yang pembentuk darah yang lain melalui penyakit leukemia dan telesemia, kehilangan darah yang berlebihan atau jangkitan.
Karena pentingnya permasalahan anemia banyak yang harus dimengerti tentang kejadian yang berhubungan dengan animea. Dengan lebih engerti tentang kejadian-kejadian yang berkaitan dengan animea ini diharapkan bahwa kelainan ini dapat dideteksi dengan lebih dini sehingga dapat dilakukan upaya penanggulangan yang dilakukan sejak dini.
Salah satu saat yang paling diwaspadai adalah pada saat ibu sedang hamil, pada saat itu seorang akan memiliki kecenderungan mendapatkan animea. Pada masa kehamilan ibu relative terkena animea karena pada massa kehamilan mengalami hemodilusi (pengenceran darah).
Wanita hamil atau dalam masa nifas dinyatakan menderita animea bila kadar hemoglobinnya dibawah 10 gl/lt. perubahan fisiologis yang terjadi pada kehamilan sering menyulitkan diagnosis dan penatalaksanaan penyakit-penyakit kelainan darah. Penurunan kadar Hb ini pada wanita sehat yang hamil disebabkan ekspansi volume plasma yang lebih besar daripada peningkatan volume sel darah merah dan hemoglobin. Hal ini terutama terjadi pada trimester kedua.
Pada akhir kehamian, ekspansi plasma menurun sementara hemoglobin yterus meningkat. Pada saat nifas, bila tidak terjadi kehilangan darah dalam jumlah yang banyak, konsentrasi hemoglobin tidak berbeda pada saat hamil. Biasanya hal ini bertahan selama beberapa hari sebelum akhirnya meningkat lagi ke nilai sebelum hami.
Pentingnya informasi ini maka perlu kiranya dilakukan banyak tindakan yang perlu untuk memberikan informasi tentang pentingnya pengetahuan tentang anemia pada ibu hamil. Siklus yang sulit dipahami inilah yang harus diinformasikan kepada ibu hamil sehingga terjadi kejadian yang merugikan kepadanya.
Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap tingginya angka kematian ibu adalah sikap dan perilaku ibu itu sendiri selama hamil dan didukung oleh pengetahuan ibu terhadap kehamilannya. Beberapa faktor yang melatarbelakangi resiko kematian ibu tersebut adalah kurangnya partisipasi masyarakat yang disebabkan tingkat pendidikan ibu rendah, kemampuan ekonomi keluarga rendah, kedudukan sosial budaya yang tidak mendukung. Jika ditarik lebih jauh beberapa perilaku tidak mendukung tersebut juga bisa membawa resiko (Sri Astuti, 2007).
Pengetahuan atau kognitif merupakan faktor yang sangat penting untuk terbentuknya perilaku dan tindakan seseorang. Dengan memiliki pengetahuan akan mendorong dan membawa seseorang untuk berpikir menentukan sikap dan penerimaan terhadap perilaku baru (Notoatmodjo, 2003). Apabila seorang ibu hamil memiliki pengetahuan yang baik tentang resiko tinggi kehamilan maka kemungkinan besar ia akan berfikir untuk menentukan sikap, berperilaku/melakukan tindakan untuk mencegah, menghindari atau mengatasi resiko tersebut. Maka dalam hal ini, diharapkan semua ibu hamil memiliki pengetahuan yang baik mengenai resiko tinggi kehamilan serta memiliki kesadaran untuk ikut serta dalam kunjungan antenatal untuk memeriksakan kehamilannya, sehingga apabila terjadi resiko pada masa kehamilan tersebut dapat ditangani secara dini dan tepat oleh tenaga kesehatan. Hal ini juga dimaksudkan untuk dapat membantu mencegah dan menurunkan angka kematian ibu yang masih cukup tinggi di Indonesia. Dan diharapkan pada tahun 2009 angka kematian ibu bisa ditekan hingga 226 per 100.000 kelahiran hidup (Dr. Linev Hewis, SPA, 2007).
Untuk meghindari terjadinya perlu kiranya pencegahan yang dilakukan dengan cara memberikan gizi yang baik kepada ibu hamil, dengan makanan yang memenuhi standar yang baik diharapkan dapat mengurangi resiko terkena anemia pada saat wanita mengalami kehamilan. Sehingga pengetahuan gizi memberikan andil yang positif kepada ibu hamil dalam menjaga kehamilannya sehingga terhindar oleh resiko anemia. Pemberian pengetahuan gizi yang baik akan menekan resiko sekecil mungkin sehingga ibu hamil dalam mempersiapkan kelahiran bayinya dengan selamat.
Berdasarkan uraian diatas penulis berminat untuk meneliti lebih lanjut sehingga penulis mencoba menulis skripsi dengan judul : HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN GIZI DENGAN KEJADIAN ANIMEA PADA IBU HAMIL DI PKU MUHAMMADIYAH DELANGGU KLATEN.

B. Pembatasan Masalah
Agar penelitian ini lebih terfokus pada suatu masalah, maka perlu adanya pembatasan masalah yaitu :
1. Pada masalah tingkat pengetahuan gizi.
2. Kejadian Animea pada ibu hamil
3. Pasien yang pernah melakukan pengobatan di PKU Muhammadiyah Delanggu Klaten.

C. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah, maka disusun disusun perumusan masalah sebagai berikut :
Apakah ada hubungan antara tingkat pengetahuan gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil di RS. PKU Muhammadiayah Delanggu Klaten.

D. Tujuan Penelitian
Berdasarkan latar belakang masalah yang dikemukakan diatas, maka tujuan penelitian ini adalah :

Ingin mengetahui ada tidaknya hubungan antara tingkat pengetahuan gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil di RS. PKU Muhammadiayah Delanggu Klaten.

E. Manfaat Penelitian
Dari penelitian yang dilaksanakan ini diharapkan dapat memberikan sumbangan bagi dunia pendidikan baik yang bersifat teoritis maupun yang bersifat praktis. Manfaat-manfaat tersebut antara lain :
1. Manfaat Teoritis
a. Sebagai bahan referensi untuk mendapatkan gambaran mengenai tingkat pengetahuan gizi khususnya pada ibu hamil.
b. Sebagai dasar teori bagi pengembangan penelitian lebih lanjut yang relevan.
2. Manfaat Praktis
a. Sebagai bahan informasi bagi dunia kesehatan khususnya dokter, perawat, dan praktisi di dunia kesehatan.
b. Sebagai bahan masukan bagi masayarakat luas tentang pentingnya pengetahuan gizi pada ibu hamil

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

The Rubric Theme. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: